
Pernikahan via mediangaji.com
Ketahui terlebih dahulu rukun dan syarat nikah berdasarkan aliran islam, sebelum Anda menikah, biar rumah tangga Anda tetap langgeng sampai tamat hayat.
Syarat nikah dalam islam dimulai dari memastikan calon pasangan, melangsungkan khitbah, dan melaksanakan ijab qobul biar pernikahan sah. Dalam Islam, pernikahan yaitu sesuatu yang sakral. Bahkan, pernikahan dianggap sebagai salah satu ibadah. Seperti setiap ibadah dalam menjalankan kewajiban Allah SWT.
Allah SWT tetapkan syarat-syarat yang dapat membuat kelanggengan pernikahan. Ini merupakan hikmah dan belakang layar Allah dalam pernikahan yang sakinah mawadah warahmah. Jika anda ingin menikah dalam waktu bersahabat ini anda juga harus mengetahui beberapa syarat nikah biar pernikahan Anda tetap langgeng sampai maut yang memisahkan.
Sebuah pernikahan dikatakan sah jikalau memiliki syarat nikah berikut: Ta'yin Az Zaujain, adanya keridhaan dari orang tua. Sebelum kita mempelajari perihal rukun dan syarat nikah. Maka kita harus mengetahui aturan nikah terlebih dahulu. Hukum nikah dalam agama islam itu sunnah, inilah rukun dan syarat nikah berdasarkan syariat islam yang benar.

Samawa via safaridakwah.com
Rukun & Syarat Sah Nikah
Rukun nikah:
- Pengantin lelaki (Suami)
- Pengantin wanita (Isteri)
- Wali
- Dua orang saksi lelaki
- Ijab dan kabul (akad nikah)
Syarat Sah Nikah
Syarat bakal suami:
- Islam
- Lelaki yang tertentu
- Bukan lelaki mahram dengan bakal isteri
- Mengetahui wali yang sebenar bagi pernikahan tersebut
- Bukan dalam ihram haji atau umrah
- Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
- Tidak mempunyai empat orang isteri yang sah dalam satu masa
- Mengetahui bahawa wanita yang hendak dikahwini yaitu sah dijadikan isteri
Syarat bakal isteri:
- Islam
- Perempuan yang tertentu
- Bukan wanita mahram dengan bakal suami
- Bukan seorang khunsa
- Bukan dalam ihram haji atau umrah
- Tidak dalam idah
- Bukan isteri orang
Syarat wali:
- Islam, bukan kafir dan murtad
- Lelaki dan bukannya perempuan
- Baligh
- Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
- Bukan dalam ihram haji atau umrah
- Tidak fasik
- Tidak cacat nalar fikiran,gila, terlalu renta dan sebagainya
- Merdeka
- Tidak ditahan kuasanya daripada membelanjakan hartanya
*Sebaiknya bakal isteri perlulah memastikan syarat WAJIB menjadi wali. Sekiranya syarat wali bercanggah ibarat di atas maka tidak sahlah sebuah pernikahan itu. Sebagai seorang mukmin yang sejati, kita hendaklah menitik beratkan hal-hal yang wajib ibarat ini. Jika tidak di ambil kira, kita akan hidup di lembah zina selamanya.
Syarat-syarat saksi:
- Sekurang-kurangya dua orang
- Islam
- Berakal
- Baligh
- Lelaki
- Memahami kandungan lafaz ijab dan qabul
- Dapat mendengar, melihat dan bercakap
- Adil (Tidak melaksanakan dosa-dosa besar dan tidak berterusan melaksanakan dosa-dosa kecil)
- Merdeka
Syarat ijab:
- Pernikahan nikah ini hendaklah tepat
- Tidak boleh memakai perkataan sindiran
- Diucapkan oleh wali atau wakilnya
- Tidak diikatkan dengan tempoh waktu ibarat mutaah(nikah kontrak e.g.perkahwinan(ikatan suami isteri) yang sah dalam tempoh tertentu ibarat yang dijanjikan dalam persetujuan nikah muataah)
- Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafazkan)
* Contoh bacaan Ijab:Wali/wakil Wali berkata kepada bakal suami:"Aku nikahkan/kahwinkan engkau dengan Diana Binti Daniel dengan mas kahwinnya/bayaran perkahwinannya sebanyak RM 3000 tunai".
Syarat qabul:
- Ucapan mestilah sesuai dengan ucapan ijab
- Tiada perkataan sindiran
- Dilafazkan oleh bakal suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
- Tidak diikatkan dengan tempoh waktu ibarat mutaah(seperti nikah kontrak)
- Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafazkan)
- Menyebut nama bakal isteri
- Tidak diselangi dengan perkataan lain
* Contoh sebutan qabul(akan dilafazkan oleh bakal suami):"Aku terima nikah/perkahwinanku dengan Diana Binti Daniel dengan mas kahwinnya/bayaran perkahwinannya sebanyak RM 3000 tunai" ATAU "Aku terima Diana Binti Daniel sebagai isteriku".
Video Pernikahan:
Nah, itulah rukun dan syarat nikah berdasarkan syariat islam, bagi Anda yang akan menikah ketahui terlebih dahulu rukun dan syarat sah nikah, dan semoga Anda diberi pernikahan yang sakinah mawadah warahmah. Amin
Sumber http://www.wajibbaca.com
Buat lebih berguna, kongsi: