Masyaallah, Orang Menyerupai Ini Belum Meminta Sudah Diberi Oleh Allah


Gambar ilustrasi dilansir via humairoh.com

Bagaimana mungkin tidak minta malah diberi?

Allah sebagai pencipta manusia, mahluk-mahluk lainnya dan juga alam semesta ini selalu membuktikan kebaikannya.

Maka tidak ada hal yang tidak mungkin!

Segala hal yang diinginkan oleh yang diciptakannya selalu dipenuhi dan kadang tiba tanpa diminta kepadaNya.

Namun, apakah kita sebagai mahluk yang diciptakan Allah sudah berterima kasih dan mendahulukan segala hal untuk Allah dibandingkan dengan urusan lain.

Jawabannya tidak! Tidak banyak dari kita para mahluk ciptaannya yang melaksanakan hal tersebut.
Padahal sudah terang Allah selalu memperlihatkan apapun yang kita mau, kadang memperlihatkan sebuah kejutan yang tidak pernah kita minta sebelumnya.

Kejarlah akhirat, maka dunia akan mengikuti

Ketika seorang Muslim mengejar pahala demi kebahagiaan di akhirat, maka akan ditambah nikmat dunianya oleh Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah berikut ini.

“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah laba itu baginya dan barang siapa yang menghendaki laba di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari laba dunia dan tidak ada baginya suatu senang pun di akhirat.” (QS. Asy-Syura: 20)

Rasulullahsaw pernah bersabda,

“Barangsiapa yang kehidupan akhirat menjadi tujuan utamanya, pasti Allah akan meletakkan rasa cukup di dalam hatinya dan menghimpun semua urusan untuknya serta datanglah dunia kepadanya dengan hina. Tapi barangsiapa yang kehidupan dunia menjadi tujuan utamanya, pasti Allah meletakkan kefakiran di hadapan kedua matanya dan memecah-belah urusannya dan dunia tidak bakal tiba kepadanya, kecuali sekedar yang telah ditetapkan untuknya.” (HR. Tirmidzi)

Di dalam Al-Qur’an, Allah SWT dengan sangat terang menerangkan bahwa yang harus dicari oleh umat Muslim ialah kebahagiaan akhirat, walaupun begitu kita juga dihentikan melupakan atau mengabaikan begitu saja kebahagiaan di dunia.

Sebagaimana firman Allah berikut ini.

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kau melupakan bahagiamu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat sepakat (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kau berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak akan menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Al-Qashash: 77)

BACA JUGA: Jika Hidupmu Sering Susah, Tengoklah Sholat Subuhmu

Rasulullah saw pernah bersabda,

“Barangsiapa menyayangi dunia, pasti membawa kepada binasa di akhirat, dan barangsiapa menyayangi alam abadi pasti beroleh laba di dunia. Maka utamakanlah apa yang kekal, atas apa yang fana (lenyap binasa).” (HR. Ahmad, Al Bazzar dan Ath-Thabrani)

Jika kita mendahulukan Allah dalam setiap urusan, maka Allah pun akan memudahkan apapun yang menjadi urusan kita.

Oleh alasannya ialah itu, mari utamakanlah alam abadi daripada dunia.

Pentingkanlah hidup untuk alam abadi daripada dunia. Insyaallah, kalau kita niatkan hidup di dunia hanya untuk mencari ridho guna kebahagiaan di alam abadi kelak, maka senantiasa Allah dengan janjinya akan menurunkan keberkahan dan kenikmatan kita di dunia, alasannya ialah sejatinya pangkal dari hidup ini menuju pada alam yang kekal yakni akhirat.

Semoga dengan niat mencari ridho Allah SWT, maka insyaallah akan kita dapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan hidup di akhirat. Amin.
Sumber http://www.wajibbaca.com
Buat lebih berguna, kongsi:

Trending Kini: