
Gambar dilansir dari picbear.com
Dibilang sok alim, sok baik...
Bukan cuma 1 atau 2 orang, banyak yang mengalami. Lantas apa kita akan mengalah hanya alasannya yaitu kata-kata orang? Jangan, begini caranya...!
Hidup ini Allah yang mengatur, kita yang menjalani dan orang lain akan mengomentari.
Manusia terbaik di muka bumi, Rasullallah shallallahu 'alaihi wa sallam paling baik akhlaknya, elok wajah dan penampilannya, Paling sabar menghadapi insan tetap saja ada yang membenci, apalagi diri kita yang bukan siapa-siapa.
Sebaik apapun kita, niscaya ada yang suka dan niscaya ada yang benci
Imam Syafi'i berkata,
.
ما أحد الا وله محب ومبغض, فان كان لا بدّ من ذلك, فليكن المرء مع أهل طاعة الله عز وجل.
.
"Setiap orang niscaya ada yang menyayangi dan ada yang membenci. Hendaklah selalu bersama orang-orang yang taat kepada Allah" (Mawa'idh Imam syafi'i)
Ingatlah, menciptakan bahagia dan ridha semua insan dan golongan yaitu mustahil.
Imam Syafi'i berkata,
.
رضا الناس غاية لا تدرك، فعليك بما يصلحك فالزمه
.
"Ridha insan yaitu tujuan yang tidak akan pernah dapat tergapai, Tetaplah berbuat baik dan istiqamahlah." (Sifatus Shafwah)
Tetaplah berbuat baik, tetaplah memberi manfaat kepada insan jangan hingga terbawa arus yang justru menyesatkan kita.
BACA JUGA: Percayalah, Ujian yang Selalu Datang Itu Tanda Allah Sayang Padamu
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,
“Barangsiapa mencari ridha Allah dengan kemurkaan manusia, maka Allah akan mencukupinya dari segala kebutuhan manusia, dan barangsiapa mencari ridha insan dengan kemurkaan Allah, maka Allah pasrahkan beliau kepada manusia.” (HR. At-Tirmidzi).
Tetaplah menjadi baik, carilah rido Allah semata. Karena sebaik-baiknya pendosa adala orang yaitu orang yang bertaubat dan kembali ke jalan Allah SWT.
Sumber http://www.wajibbaca.com
Sebaik apapun kita, niscaya ada yang suka dan niscaya ada yang benci
Imam Syafi'i berkata,
.
ما أحد الا وله محب ومبغض, فان كان لا بدّ من ذلك, فليكن المرء مع أهل طاعة الله عز وجل.
.
"Setiap orang niscaya ada yang menyayangi dan ada yang membenci. Hendaklah selalu bersama orang-orang yang taat kepada Allah" (Mawa'idh Imam syafi'i)
Tidak perlu susah dan memaksakan dan menjelaskan kepada semua pembenci bahwa kita ingin menjadi orang baik.
Karena hasad kebencian dan prasangka mereka tidak membahayakan kita sedikitpun.Ingatlah, menciptakan bahagia dan ridha semua insan dan golongan yaitu mustahil.
Imam Syafi'i berkata,
.
رضا الناس غاية لا تدرك، فعليك بما يصلحك فالزمه
.
"Ridha insan yaitu tujuan yang tidak akan pernah dapat tergapai, Tetaplah berbuat baik dan istiqamahlah." (Sifatus Shafwah)
Tetaplah berbuat baik, tetaplah memberi manfaat kepada insan jangan hingga terbawa arus yang justru menyesatkan kita.
BACA JUGA: Percayalah, Ujian yang Selalu Datang Itu Tanda Allah Sayang Padamu
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,
“Barangsiapa mencari ridha Allah dengan kemurkaan manusia, maka Allah akan mencukupinya dari segala kebutuhan manusia, dan barangsiapa mencari ridha insan dengan kemurkaan Allah, maka Allah pasrahkan beliau kepada manusia.” (HR. At-Tirmidzi).
Tetaplah menjadi baik, carilah rido Allah semata. Karena sebaik-baiknya pendosa adala orang yaitu orang yang bertaubat dan kembali ke jalan Allah SWT.
Sumber http://www.wajibbaca.com
Buat lebih berguna, kongsi: