Manfaat Dan Keutamaan Shalat Tasbih Beserta Penjelasannya

Manfaat Dan Keutamaan Shalat Tasbih Beserta Penjelasannya - Yang dimaksud dengan shalat Tasbih yaitu shalat sunnah yang di dalamnya banyak bacaan tasbih untuk me-Maha Sucikan dan memuji kepada Allah sebanyak 300 (tiga ratus) kali tasbih. Mengenai aturan shalat tasbih yaitu sunnah sebagaimana kita ketahui bahwa selain shalat fardhu lima waktu yaitu hukumnya sunnah.

Manfaat Dan Keutamaan Shalat Tasbih Beserta Penjelasannya Manfaat Dan Keutamaan Shalat Tasbih Beserta Penjelasannya

Diantara shalat sunnah yang disyariatkan yaitu shalat tasbih, yaitu menyerupai yang disebutkan di dalam hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu berikut ini.

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepada Abbas bin Abdil Muththalib :”Wahai Abbas, wahai pamanku, maukah engkau kalau saya memberimu ? Maukah engkau kalau saya menyantunimu? Maukah engkau kalau saya menghadiahkanmu? Maukah engkau kalau saya berbuat sesuatu terhadapmu? Ada sepuluh kriteria, yang kalau engkau mengerjakan hal tersebut, maka Allah akan mengatakan ampunan kepadamu atas dosa-dosamu, yang pertama dan yang paling terakhir, yang sudah lama maupun yang baru, tidak sengaja maupun yang disengaja, kecil maupun besar, sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Sepuluh kriteria itu yaitu : Hendaklah engkau mengerjakan shalat empat rakaat ; yang pada setiap rakaat engkau membaca surat al-Fatihah dan satu surat lainnya. Dan kalau engkau sudah selesai membaca di rakaat pertama sedang engkau masih dalam keadaan berdiri, hendaklah engkau mengucapkan : subhanallah, walhamdulillah, walailaha illallah, wallahu akbar (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah, dan Allah Maha Besar) sebanyak lima belas kali. Kemudian ruku, lalu egkau membacanya sepuluh kali sedang engkau dalam keadaan ruku. Lalu mengangkat kepalamu dari ruku seraya mengucapkannya sepuluh kali. Selanjutnya, turun bersujud, lalu membacanya sepuluh kali saat dalam keadaan sujud. Setelah itu, mengangkat kepalamu dari sujud seraya mengucapkannya sepuluh kali. Kemudian bersujud lagi dan mengucapkannnya sepuluh kali. Selanjutnya, mengangkat kepalamu seraya mengucapkannya sepuluh kali. Demikian itulah tujuh puluh lima kali setiap rakaat. Dan engkau melakukan hal tersebut pada empat raka’at, kalau engkau dapat mengerjakannya setiap hari satu kali, maka kerjakanlah. Dan kalau engkau tidak dapat mengerjakannya setiap hari maka kerjakanlah setiap jum’at satu kali. Dan kalau tidak bisa, maka kerjakanlah sekali setiap bulan. Dan kalau tidak bisa, maka kerjakanlah satu kali setiap tahun. Dan kalau tidak dapat juga, maka kerjakanlah satu kali selama hidupmu” Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah

1. Bacaan dalam sholat tasbih merupakan yang paling dipilih Allah swt

Suatu kali Rasulullah ditanya apakah ucapan yang paling unggul? Rasulullah menjawab,

مَا اصْطَفَى اللهُ لِمَلاَئِكَتِهِ أَوْ لِعِبَادِهِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

‘Yang dipilih Allah swt terhadap para malaikat-Nya dan hamba-Nya yaitu ucapan: Subhanallahi wa bihamdihi’ (Riwayat Muslim)

2. Memberatkan timbangan amal di alam kekal nanti

Rasulullah bersabda,

كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِى الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

‘Ada dua kalimat yang keduanya ringan diucapkan di lidah namun memberatkan timbangan amal dan keduanya disukai oleh ar-Rahman, yaitu: Subhanallahi wa bi hamdihi subhanallahil azhim’ (Riwayat Bukhari dan Muslim)

3. Menghapus dosa baik yang kecil atau yang besar yang gres di kerjakan atau yang yang sudah lama

Rasulullah saw bersabda,

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ

Barangsiapa yang mengucapkan: Subhanallahi wa bi hamdihi 100x maka Allah dihapuskan kesalahan meskipun kesalahannya itu sebanyak buih lautan’ (Riwayat Bukhari dan Muslim)

4. Punya perkebunan kurma di surga

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِى الْجَنَّةِ

‘Barangsiapa yang mengucapkan: Subhanallahil azhimi wa bi hamdihi, maka ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga’ (Riwayat at-Tirmidzi)

5. Terhindar dari kesedihan dan penyakit-penyakit berat

Suatu kali Qabishah al-Makhariq mendatangi Rasulullah dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, ajarkan saya beberapa kalimat (ucapan) yang dengannya Allah memberi manfaat kepadaku, alasannya yaitu yaitu sungguh umurku sudah renta dan saya merasa lemah untuk melakukan apapun’. Lalu Rasulullah berkata, ‘Adapun untuk duniamu, maka saat engkau selesai shalat Shubuh, maka ucapkanlah tiga kali:
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Jika engkau membacanya, maka engkau terhindar dari kesedihan, kusta (lepra), penyakit biasa, belang, lumpuh simpulan pendarahan otak (stroke)…’ (Riwayat Ibnu as-Sunni dan Ahmad)

6. Senjata menghadapi duduk kasus besar

Diriwayatkan dari Abu Hurayrah, bahwa kalau Rasulullah menghadapi duduk kasus penting, maka beliau mengangkat kepalanya ke langit sambil mengucapkan: Subhanallahil azhim, dan kalau beliau bersungguh-sungguh dalam berdoa, maka beliau mengucapkan: Ya hayyu ya qoyyum (Riwayat at-Tirmidzi)

7. Senjata menghadapi krisis pangan

Rasulullah bersabda,
طَعَامُ الْمُؤْمِنِيْنَ فِي زَمَنِ الدَّجَّالِ طَعَامُ الْمَلاَئِكَةِ: التَّسْبِيْحُ وَالتَّقْدِيْسُ، فَمَنْ كَانَ مَنْطِقُهُ يَوْمِئِذٍ التَّسْبِيْحَ أَذْهَبَ اللهُ عَنْهُ الْجُوْعَ

‘Makanan orang beriman pada zaman munculnya Dajjal yaitu kuliner para malaikat, yaitu tasbih dan taqdis. Maka barangsiapa yang ucapannya pada saat itu yaitu tasbih, maka Allah akan menghilangkan darinya kelaparan’ (Riwayat al-Hakim)

Nah itulah pembahasan kami kali ini perihal DI SINI
Sumber https://doamustajab1.blogspot.com
Buat lebih berguna, kongsi:
close